SENARAI PUISI YANG DIAM DI HATIKU
Dienullah Rayes
a.
dalam puisiku ini
akan kautemukan kunang – kunang
yang terbang menating titik api mencair
di tepi kali yang mata airnya mengericik.
pun kau temukan embun mengembun di padang ladang kakek tua yang hidup secara tradisi.
yang sungguh mandiri.
b.
kau pun jumpai batang kayu kering
kehilangan kulitnya
puluhan tumpukan
gigi – gigi gergaji modern memamerkannya.
siapa pun temukan bocah cilik tengah menangis
sembari mengusap kelopak mata kaku
di samping orang tuanya yang pulang tadi siang
dengan mata telanjang.
c.
dalam puisiku ini
akan kau temukan
sang dermawan yang shaleh
membagi sembako
dan puluhan uang merah bata
bagi yatim.- piatu di kota metropolitan setiap hari jum’at yang berkat.
di dusun dan desa jauh dari suara mesin.kendaraan
warga hidup mengucur peluh tak mengeluh
hidup dari hasil kebun dan sawah yang mata air mengalir dan menghilir
memelihara hewan ternak
dalam keadaan damai,aman dan tenang.
d.
dalam puisiku ini
kau tak akan temui aku lagi
karena gangguan pedih peri badan batin
di forum lokal,nasional dan global
yang pesta binar – cahaya kata – kata pesona puitika yang wah dan mewah
menggetar tirai kisi – kisi jendela internasional.
e
aku kini tengah bermain menaikkan layang – layang imanjinasi
dalam cuaca sunyi – sepi
menjaga dan memelihara kecerdasan spiritual,emosional dan intelektual
jangan sampai putus gelendongan benang layang – layang imaji yang dijanjikanNya
Pulau Sumbawa di bawah kaki.langit tanah kelahiran
Rabu – tugu 11 Februari 2026.