Irama langkah kita
menyapa jalan Rahardi Usman
menyusuri keindahan alun-alun Kapuas
merayakan romantisme di sudut taman
Bukan cincin permata
tapi semangkuk bubur pedas
dan seporsi es ce hun tiau
percaya yang diracik waktu
juga debar-debar di dadaku
Malam ini kendaraan menderu merdu
lampu-lampu kota menulis cerita
berulang kali cintaku jatuh
di matamu yang teduh
Pontianak adalah peta
kaulah rumahnya
dan hatiku jalan pulang menujumu
satu-satunya selamanya
Kubu Raya, 22 April 2026
Aisyah Muhammad. Perempuan kelahiran Kubu Raya ini sejak Sekolah Dasar sangat menyukai puisi. Dan mulai serius menulis akhir tahun 2025. Baginya menulis bukan sekedar hobi melainkan meditasi menenangkan hati. Kelas puisi yang sedang diikuti adalah Thata Sastra Batch19. Puisi-puisinya dimuat di media. Anda dapat menghubungi di FB @Aisyah Muhammad.