Tak Jelita: Puisi Wahyu Mualli Bone

Pangkal paha menghangatkan busa busa sepanjang petang, padat jalan dan pinggirnya.

Semua yang beragama berburu minat, bentuk dan bungkus baik yang dijajakan maupun yang dibagi-bagi. Ada yang berbagi dengan salah satu seragam seram mindset. Sayang, jangankan dijelang, jalan jadi sepi dengan patah kemudi seribu duga. Masih banyak jalan berburu demi mendapatkan yang tak jelita.

Tak jelita, jadi buruan ummat.

Pekanbaru, 1 April 2024 / 21 Ramadhan 1445 H

Comments (0)
Add Comment