Aku ingin gelarku besar diagung-agungkan
Sementara naluriku kuncup di ujung tenar
Para pemimpin hanya berkutat di kertas suruh
Budaya porak poranda dihantam takut
Idealisme hanya topeng lucu
Yang tak jelas
Hendak terkenal tapi tak mengenal
Lidah bicara bak slogan iklan
Janji dijual, laku dalam seminar
Tapi sunyi di lorong pasar
Hatiku gamang di tengah sorak
Apakah aku bagian dari lakon ini?
Atau cuma figuran di drama pura-pura suci
Mereka angkat tangan tanda hormat
Tapi tak tahu arah kiblat
Mereka tulis visi penuh hikmat
Tapi hilang dalam pesta maklumat
Aku…
Masih menyulam jati di bawah remang
Membaca nadi kampung yang hampir hilang
Menulis diam, menjerit pelan
Agar waris tak lupa pulang.
Lipat kain. 11 Juni 2025.