Ustadz Kondang UAS Jadi Saksi Pernikahan Putri Ketua JMSI Riau dan Sastrawan Riau, Dheni Kurnia, Dihadiri Pimpinan Tirastimes

PEKANBARU –TIRASTIMES: Suasana khidmat menyelimuti prosesi pernikahan Aura Fatmaya Kurnia, putri Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau, H. Dheni Kurnia, dengan Agus Nawawi, Sabtu (10/10) pagi. Pernikahan yang berlangsung di Balai Prajurit Pulanggeni, Pekanbaru, itu menghadirkan Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Aris Abeba sebagai saksi.

Acara ini dihadiri para kerabat dan tamu termasuk Pemimpin Redaksi Tirastimes, Dr (Can) Ir. Fakhrunnas MA Jabbar, M.I.Kom yang hadir bersama istri, Hj. Tutin Apriyani, S.E (juga Ketua Wanita Penulis Indonesia serta Pemimpin Perusahaan Tirastimes, Drs. H. Ian Machyar, M.M.
Di antara para tamu hadir mantan Bupati Siak Alfedri, Wakil Ketua JMSI Riau H. Syafriadi dan masih banyak lagi.

Dalam kesempatan ini, Prof. Ustadz Abdul Somad, Lc. D.E.S.A, Ph.D yang dikenal sebagai UAS, tidak hanya menjadi saksi pernikahan, tetapi juga menyampaikan nasihat tentang kehidupan rumah tangga. Dengan gaya khasnya yang diselingi humor, ia mengingatkan kedua mempelai bahwa pernikahan merupakan pertemuan dua pribadi dengan latar belakang berbeda yang dipersatukan oleh Allah SWT.

“Dua manusia berbeda ini disatukan Allah SWT. Makanya nanti jangan heran kalau terjadi perbedaan sedikit, itu sudah sunatullah. Mungkin yang perempuan agak banyak sikapnya sedikit, maka laki-laki harus sabar,” ujar UAS.

Menurut UAS, perbedaan dalam rumah tangga merupakan sesuatu yang wajar. Karena itu, suami dan istri harus saling memahami, menjaga kesabaran, serta membangun kehidupan bersama dengan penuh kasih sayang.

UAS selanjutnya mengataksn. Aura berasal dari Riau, sedangkan Agus Nawawi berasal dari Jambi. Perbedaan asal daerah tersebut, menjadi bagian dari perjalanan dua insan yang kini dipersatukan dalam ikatan pernikahan.

Suasana akad nikah

Doakan Segera Menimang Cucu

UAS juga menyinggung tujuan pernikahan sebagai jalan membangun keluarga dan memperoleh keturunan. Ia bahkan menyampaikan harapan agar pasangan pengantin segera dikaruniai anak.

“Nikah ini adalah jalan, dengan tujuan untuk mempunyai keturunan. Hari ini saya datang untuk nikah, maka tahun depan, insyaallah, saya datang lagi untuk aqiqah cucunya Bang Dheni Kurnia,” ucap UAS yang disambut suasana hangat oleh para undangan.

Selain menyatukan dua insan, UAS mengingatkan bahwa pernikahan juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan dua keluarga besar. Ikatan tersebut diharapkan tumbuh menjadi hubungan kekeluargaan yang harmonis dan berkelanjutan.

Dalam nasihatnya, UAS juga mengaitkan pernikahan dengan suasana alam yang sebelumnya diliputi cuaca kering dan kabut asap.
“Berhari-hari tak hujan dan dilanda kabut asap, berkat doa pasangan pengantin, Allah turunkan hujan dan kabut asap pun hilang,” ungkapnya.

Ijab Kabul Berlangsung Lancar

Prosesi inti pernikahan berlangsung lancar ketika Agus Nawawi mengucapkan ijab kabul sambil menjabat tangan H. Dheni Kurnia, ayahanda mempelai perempuan. Pengucapan ijab kabul tersebut menjadi momen penting yang menandai sahnya ikatan pernikahan kedua mempelai.

Setelah ijab kabul, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Sighat Taklik oleh Agus Nawawi. Seluruh prosesi berlangsung tertib dan khidmat, disaksikan keluarga besar kedua mempelai serta para tamu undangan.
Sejumlah tokoh dan sahabat turut hadir memberikan doa restu kepada pasangan pengantin.

Pernikahan Aura Fatmaya Kurnia dan Agus Nawawi menjadi momentum kebahagiaan bagi keluarga besar kedua mempelai. Doa dan nasihat yang disampaikan UAS diharapkan menjadi bekal bagi keduanya dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Bagi keluarga besar H. Dheni Kurnia, hari bahagia itu bukan sekadar menyaksikan putri tercinta memasuki kehidupan baru, melainkan juga menyambut harapan akan tumbuhnya generasi penerus keluarga di masa mendatang.

Drs H. Dheni Kurnia selain wartawan senior dikenal juga sebagai sastrawan Melayu Riau yang pernah menjadi juara utama pada Sayembara Buku Puisi HPI atas buku puisinya ‘Bunatin’ dan sudah menulis sejumlah buku puisi.

“Saya sangat senang dan berterimakasih, UAS bisa hadir dan menjadi saksi pernikahan anak saya, Aura. Maklumlah jadwal dakwah UAS sangat padat. Alhamdulillah, beliau meluangkan waktu hadir di acara akad nikah ini,” kata Dheni.

Sementara, Fakhrunnas MA Jabbar dan Ian Machyar mengungkapkan rasa bahagianya karena Dheni Kurnia sukses mengantarkan putri ketiganya sampai ke jenjang pernikahan. “Semoga sepasang pengantin ini menjadi keluarga samawa,” ujar Fakhrunnas dan Ian. (Ns/BK)

Comments (0)
Add Comment