PEKANBARU – TIRASTIMES- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengaku saat ini tengah mempertimbangkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait adanya lonjakan kasus positif Covid-19 di Riau.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution usai menghadiri rapat paripurna DPRD Riau, Senin (31/8/2020).
Disampaikan Edy, memang saat ini sudah ada pembahasan di tingkat kepala daerah untuk memberlakukan kebijakan PSBB, namun jika itu memang terjadi kemungkinan PSBB di berlakukan secara lokal.
“Pak Gubernur sedang mengevakuasi, kalau memang kondisi begitu, bisa saja di berlakukan secara lokal, tapi hasil evaluasi ini dirapatkan dulu dengan kepala daerah,” ujarnya.
Disinggung mengenai apakah PSBB dilakukan dalam lingkup kecamatan, Edy menegaskan bagaimana mekanismenya nanti akan dibahas dahulu dengan para kepala daerah.
“Ya bisa jadi, kita lihat nanti,” singkatnya
Dari data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Minggu (30/8/2020) pukul 15.23 WIB, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 172.053 orang.
Ini dikarenakan pada Minggu sore di Indonesia ada penambahan 2.858 kasus baru. Sedangkan, pasien sembuh bertambah 1.383 orang menjadi 124.185 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 82 orang menjadi 7.343 orang.
Khusus, untuk di Provinsi Riau hari ini ada penambahan 134 kasus positif Covid-19, 28 pasien sembuh.
Sehingga, total kasus positif Covid-19 di Riau per tanggal 30 Agustus 2020, tercatat menjadi 1.739 kasus. Sedangkan, pasien sembuh bertambah 28 orang menjadi 965 orang. Kemudian, kasus meninggal ada 30 kasus.(hsub/GR)