Walaupun tak ada yang menghormati
Sebenarnya engkau bijak bistari
Setiap langkahmu jauh menuju
Doa restu ku menyertaimu
Jejak cinta yang telah ku rasa
Tiada dua hanyalah kau sahaja
Tegar jiwamu menghadapi semua
Sejati dirimu suci dan murni
Walaupun tak ada yang menghormati
Sebenarnya engkau bijak bistari
Bersimbah peluh menafkahi keluarga
Tersenyum ceria tampak gembira
Perjuanganmu sungguh tak terperi
Sekali memberi kekal abadi
Kedua tanganmu tulus merestui
Langkah kakimu menuju Ilahi
Walaupun tak ada yang menghormati
Sebenarnya engkau bijak bistari
Engkau kompas ku di dalam gelap
Saat hidup ku hampir terlelap
Maafkanlah aku bila sembarang
Membuat hatimu diselimuti bimbang
Di Gelap malam kau sujud besimpuh
Tak pernah bosan diriku kau asuh
Walaupun tak ada yang menghormati
Sebenarnya engkau bijak bistari
Susah senang kau tetap tabah
Meski di pundak mu beban kian payah
Penderitaanmu terbayar sudah
Kini ku resmi telah menikah
Tanggung jawabmu ku emban jua
Menghormati dirmu takkan ku lupa
Walaupun tak ada yang menghormati
Sebenarnya engkau bijak bestari
Budi pekertimu ku junjung tinggi
Ridho ilahi menuju syurgawi
Bengkalis, 31 Juli 2026
Hendrizon, Lahir di Bengkalis 17 Juli 1979. Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil bagian Kehumasan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis. Pada 24 Februari 2024 resmi dilantik sebagai anggota Perkumpulan Rumas Seni Asrizal Nur (PERRUAS) Riau sebagai Koordinator untuk Kabupaten Bengkalis Masa Bhakti (2024-2026). Mulai Aktif menulis sejak tahun 2021.