SERANG – TIRASTIMES: Masih ada sekolah Negeri yang masih belajarnya dilantai sekolah terjadi propinsi Banten di Sekolah Dasar (SD) Negeri Gelam 2, Desa Gelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten. Mereka terpaksa duduk di lantai saat proses belajar mengajar karena Meja dan kursi tersebut lapuk termakan usia.
Kepala Sekolah SDN Gelam 2 Ade Siti Aminah menceritakan, dua dari enam ruangan kelas meja dan kursi belajar rusak,selain itu juga gedung sekolah butuh renovasi,pengecatan gedung,perbaikan pintu sekolah dan toilet
- Rasisme, Dosa Asal Amerika: oleh Imam Shamsi Al-Nuyorki*
- Historisisme Baru dalam “Tun Dalam” karya Rida K Liamsi: Catatan Bambang Kariyawan Ys.
- Catatan atas Novel “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” karya Rida K Liamsi: oleh Prof. Yusmar Yusuf
- Tun Dalam Sang Pejuang Melayu (Catatan atas novel Rida K Liamsi, Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris): oleh Husnu Abadi
- Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2: oleh Shamsi Ali Al-Nuyorki*
“Siswa yang belajar lesehan tersebut adalah kelas 4 dan 5 pergantian rombel (rombongan belajar) dengan kelas lain. Jadi ada dua rombel yang terpaksa belajar di lantai. Di sini total ada 6 rombel, yang terbagi dua kelompok per hari dimulai dari pukul 08.00 – 10.30 WIB, supaya siswa bergiliran belajar dengan menggunakan kursi dan meja” ungkap Siti, Kamis (2/9/2021).
Keterbatasan itu mengakibatkan kegiatan belajar mengajar menjadi kurang efektif. Namun karena bisa belajar secara tatap muka setelah lama belajar daring membuat mereka tetap semangat. Dia berharap ada bantuan meja dan kursi dari pemerintah maupun donatur agar proses belajar mengajar kembali berjalan maksimal. “Kalaupun pemerintah belum memberikan bantuan disebabkan anggarannya masih buat penanganan Covid-19, maka saya berharap ada donatur yang tersentuh hatinya untuk menyumbangkan meja dan kursi,” pungkasnya.(Inilah)