Pekanbaru-Tirastimes: – Sebagai salah satu bentuk kontribusi sosial dan memenuhi tugas akhir dari modul nusantara dalam program PMM (Pertukaran Mahasiswa Merdeka) Inbound Universitas Islam Riau, kelompok selembayung dengan Dosen pembimbing modul Al Sukri, S.Sos., M.I.Kom melaksanakan sebuah acara Edukasi Kebudayaan dan Pementasan Teater Budaya Nusantara yang berjudul “Sang Budayawan” yang diselenggarakan pada Jumat lalu (6/1/2023) di Anjung Seni Idrus Tintin Komplek Bandar Serai Pekanbaru.
Turut hadir dalam acara tersebut pimpinan segenap pimpinan Universitas Islam Riau diantaranya Rektor Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.C.L., Wakil Rektor I Dr. H. Syafhendry, M.Si., Wakil Rektor II Dr. Firdaus AR, S.E., M.Si., AK. CA., Wakil Rektor III Dr. Admiral, S.H., M.H., serta pimpinan fakultas selingkungan UIR.
Rayhan Rizky Ramawan mahasiswa PMM asal Universitas Bandar Lampung ketika di wawancarai oleh Tim Humas mengatakan acara tersebut dilaksanakan guna memberikan edukasi kepada kawula muda saat ini mengenai pentingnya menjaga budaya lokal dan menghargainya.
“Acara ini kami laksanakan bersama teman-teman dan dosen modul bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi Z bahwa dengan beragamnya kebudayaan yang dimiliki Indonesia harus perlu untuk dijaga dan dihargai tentunya,” ujar Rayhan Rizky
Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai persiapan yang dilakukan dengan teman kelompoknya, Rayhan katakan persiapan untuk mempersiapkan acara ini berlangsung hampir dua minggu.
“Persiapan acara ini kami tempuh dalam waktu dua minggu. Dalam waktu yang tidak banyak itu kami mempersiapkan skrip, menentukan aktor yang akan bermain, berlatih peran serta sekaligus mempersiapkan dekorasi di panggung tempat acara dilaksanakan,” katanya.
Terakhir Rayhan katakan harapan dari acara tersebut adalah agar semua yang hadir dapat sadar akan pentingnya menjaga budaya lokal Indonesia sekaligus berharap kepada para generasi muda terutama generasi Z dapat lebih mengenal budaya, menghargai serta dapat menjunjung tinggi kebudayaan yang beraneka ragam dimiliki Indonesia.(rls/wd)