Malam Puisi Kemanusiaan Tanah Gayo bersama Sastrawan Riau dan Aceh

PEKANBARU—TIRASTIMES: Malam Puisi Kemanusiaan Tanah Gayo dan Silaturahim Sastrawan yang digelar Komunitas Rumah Sunting, Sabtu (29/11/2025), menjelma jadi panggung solidaritas bagi korban bencana di Tanah Gayo, Aceh. Acara yang berlangsung hangat dan akrab itu dihadiri para sastrawan dan tokoh lintas komunitas, dengan fokus pada isu kemanusiaan dan krisis lingkungan. Tampak hadirsastrawan Tanah Gayo, Fikar W. Eda dan Devie Sanggar Matahari dan keluarga. Sejumlah sastrawan hadir memberikan kesaksian, renungan, dan dukungan spritual. Mereka antara lain sastrawan Fakhrunnas MA Jabbar, A. Aris Abeba; Syafruddin Saleh, Hening Wicara, Riki Utomi, M. Asqalani Eneste, dan lain-lain lai serta Ketua Wanita Penulis Indonesia (WPI) Wilayah Riau, Tutin Apriyani. Hadir juga Ketua Masyarakat Gayo di Riau, H. Muchsin.

Ketua Komunitas Rumah Sunting, Kunni Masrohanti, menegaskan, acara itu digelar sebagai wujud rasa simpati atas bencana alam di tiga provinsi Sumatera, Sumbar, Sumut dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) khususnya Tanah Gayo bersamaan dengan kunjungan dadakan penyair Aceh, Fikar W. Eda dan Devie Matahari.

“Air yang diturunkan Allah sejak dulu jumlahnya tetap. Namun kerakusan dan keserakahan manusialah yang membuat tanah kehilangan daya dukung. Hutan rusak, lereng rapuh, bencana pun terjadi,” ujar Kunni yang juga Ketua Penyair Perempuan Indonesia.

Kunni juga menyampaikan komitmen panjang Rumah Sunting dalam advokasi lingkungan, termasuk kolaborasi dengan organisasi WALHI dan kegiatan kampanye literasi ekologis.

Perjalanan Fikar sekeluarga ke Gayo terhenti di Pekanbaru setelah bencana longsor memutus akses jalan di kawasan Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Mereka sebelumnya bertolak dari Jakarta pada 26 November 2025 untuk mempersiapkan agenda tahunan Desember Kopi Gayo di Takengon, Danau Laut Tawar.

“Tangan manusialah yang merusak bumi. Maka bumi pun bicara lewat bencana. Serakah pada alam, terjadilah musibah,” ucap Fikar W. Eda mengutip filosofi leluhur Gayo.

Acara Malam Kemanusiaan itu ditandai dengan pemutaran video cuplikan bencana dan longsor di Aceh, Sumbar dan Sumut. Kegiatan itu ditutup dengan foto bersama. (ns/BK)

Comments (0)
Add Comment