Shalawat Rindu
Oleh: Saiful Bahri
Malam yang terasa penuh berkah
Dengan hati yang rindu sudah
Aku menunggumu dalam rimbun aksara
Sampai lidah kelu diderap Cahaya
Wahai kekasih yang berjuluk Al-Musthafa
Sambutlah kami dengan jubah hijaumu sebagai bendera
Meski hanya sekedipan mata
Rahmat melimpah untukmu
Dari lidah berbasah shalawat rindu
Mengalir ke pori-pori kami
Sebagai bekal untuk bertemu pada baginda nanti
Amin.
Reguler, 2026
Reguler, 2025
*)Penulis asal Montorna Pasongsongan Sumenep, santri PPA. Lubangsa Utara. Sekarang sedang mencari jati dirinya di laskar pena Lubtara(Reguler). Sekarang menjadi pengurus perpustakaan Lubtara. beberapa puisinya terkumpul di antologi puisi “dalam hening kami bicara”, beberapanya lagi nangkring di media cetak dan online.