Termenung sejenak sambil rebahan, dan memikirkan ruang sunyi aku menggeluti kesendirian. Aku ingin menyongsong masa depan, namun masih belum layak hingga pupus harapan. Mereka berkata, “Apakah kamu bisa?” Menghadapi realita kehidupan penuh omongan, aku menjawab, “Aku hanya bisa berharap saja.” Aku hanya diam dan menghela nafas, yang kadang tak bisa aku tahankan. Aku ingin bisa seperti mereka, yang hidup sukses dan berhasil. Ada yang bilang, “Lebay banget, lu!” Aku hanya bisa diam saja, dan sambil menenangkan pikiran dan meratapi nasib ini, karena tak pernah bersekolah tinggi hingga membuatku dihina dan dicaci-maki. Entah, mereka itu benci atau karena dengki.
Brebes, 14 November 2024
Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya. Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia.