PEKANBARU–TIRASTIMES- Wanita Penulis Indonesia (WPI) Wilayah Riau menggelar rapat perdana terbatas di kediaman Ketua WPI Riau, Hj. Tutin Apriyani, SE, yang menjadi sekretariat sementara di kawasan Simpangtiga, Pekanbaru, Senin (13/5). Rapat yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim serta membahas arah kepengurusan organisasi ke depan.
Ketua WPI Riau, Tutin Apriyani, menjelaskan dalam rapat tersebut dilakukan penyempurnaan struktur kepengurusan wilayah Riau dan pengurus cabang di kabupaten/kota se-Riau. Juga dijajaki sejumlah nama tokoh yang diminta kesediaannya sebagai pelindung, pembina, dan penasihat organisasi. Dalam kaitan ini, tim ini pengurus akan melakukan audiensi dalam waktu dekat
Tutin Apriyani selanjutnya mengungkapkan, salah satu poin penting dalam rapat ini adalah penyesuaian komposisi pengurus wilayah. Dalam susunan terbaru, Tutin Apriyani tetap dipercaya sebagai Ketua, dengan Murparsaulian menjabat sebagai Sekretaris menggantikan posisi sebelumnya yang diisi oleh Hening Wicara. Sementara itu, Hening kini dipercaya sebagai Bendahara. Nama-nama pengurus lainnya masih dalam proses identifikasi dan penyusunan lebih lanjut.
“Ada perubahan untuk posisi Hening Wicara yang sebelumnya sebagai Sekretaris, sekarang digantikan oleh Murparsaulian. Kepengurusan WPI ini disusun sesuai arahan dari Ketua Umum WPI Pusat, Dr. Free Hearty, M.Hum (Bundo Free), agar diisi oleh para penulis yang tidak merangkap jabatan di organisasi kepenulisan lain. Tujuannya agar pengurus bisa lebih fokus membesarkan WPI Riau,” ujar Tutin, yang akrab disapa Nenny.
Selain itu, kata Tutin, personil pengurus wilayah diutamakan yang bermukim di ibukota provinsi, Kota Pekanbaru. Sedang personil yang menetap di kabupaten/ kota diharapkan dapat berkiprah mengorganisir kepengurusan cabang masing-masing.
Rapat ini juga membahas rencana organisasi ke depan, yakni pengukuhan Pengurus Wilayah dan Cabang se-Riau. Acara tersebut akan dirangkai dengan Talk Show Kepenulisan Kaum Wanita serta peluncuran sejumlah buku karya anggota WPI Riau dan buku hasil kerja sama penerbitan dengan organisasi tersebut.
Hadir dalam rapat ini sejumlah tim inti, antara lain Ketua Tutin Apriyani, Sekretaris Murparsaulian, Bendahara Hening Wicara, serta sejumlah pengurus lainnya yakni Yulianni Setiawati, S,Farm, Apt (Bidang Ekonomi Kreatif/ UMKM) dan Dr. Hj. Nurhafni (Koordinator Pekanbaru)
Sebelumnya, Ketua dan Sekretaris WPI Riau, yakni Tutin dan Hening (saat itu masih menjabat Sekretaris), telah dikukuhkan secara nasional bersama seluruh pengurus wilayah Indonesia oleh Ketua Umum WPI Pusat, Free Hearty, yang akrab disapa Bundo Free, pada tanggal 21 April lalu di PDS HB. Jassin, TIM, Jakarta.
Tutin Apriyani pernah bekerja sebagaipramugari Garuda Indonesia (1980–1993) dan aktif dalam berbagai organisasi wanita serta kegiatan keagamaan di Riau. Saat ini sedang mempersiapkan buku ‘Catatan Lepas seorang Pramugari.’ Sementara itu, Hj. Murparsaulian, S.Pd, M.A. adalah sastrawan Riau yang pernah bekerja di Riau Televisi, penerima beasiswa IASTP dari Pemerintah Australia mendalami ilmu kepenyiaran di University of Sydney, Australia serta meraih gelar Magister Ilmu Komunikasi dan Pendidikan dari University de Autonoma Barcelona UAB, Spanyol pada tahun 2020.
Adapun Hening Wicara, atau
Hj. Sri Raberty Fri Satrya, ST
(nama aslinya), merupakan penyair perempuan Riau yang sehari-hari bekerja di sektor telekomunikasi. Sudah menerbitkan empat buku puisi yang terakhir ‘Balon-balon di Balkon’ dibahas di TIM Jakarta, April lalu.
Dengan komposisi baru dan semangat kebersamaan, WPI Riau siap berkiprah lebih aktif dalam dunia literasi, khususnya dalam mengangkat suara dan karya kaum perempuan penulis di Bumi Lancang Kuning. (ns/fir/wid).