Antara Zaini dan Zainul: Puisi Wahyu Mualli Bone

Kembali ke kabar dan bacaan sebelumnya, ketika hari ini kita menyaksikan hal yang tertangkap alat cerna, katakanlah pengalaman. Bisa beralasan lemah dan bisa sebaliknya bahkan lebih parah dari lemah, layak ditolak.

Antara Zaini dan Zainul, dapatkah terpecahkan alasan struktur bunyinya. Hampir mirip, tapi ketika bertatap muka sontak Zaini bicara, kok aku.

Kembar tujuh di setiap manusia bisa dijelajahi agaknya.

Pekanbaru, 24 Februari 2024

Comments (0)
Add Comment