Balon Jingga | Puisi : Hening Wicara

BALON JINGGA

kau yang terakhir
dan paling lama hadir
di balkonku

kudapatkan kau dari seorang teman
katanya kau baru saja dilepaskan
oleh pemilikmu yang memilih pergi
bersama sang kekasih hati
lantaran cinta lama bersemi kembali

aku merasakan udaramu yang hampa
akibat paru-parumu sering terpapar dusta
jantungmu kerap mendetakan curiga
batu-batu menumpuk di kepala

hingga kau sulit percaya
bahwa balkonku adalah tempat rahasia
yang akan membawamu ke nirwana

empat setengah tahun
kau menetap di balkonku seperti embun
yang tak ingin lepas dari pelukan daun
namun kau hanya diam pasrah
ketika langit mulai merah
sampai sinar matahari meruah



Pekanbaru, Juli 2022 

puisisastra
Comments (0)
Add Comment