Cintaku: Puisi Meri Fitria Sari

Ia berjalan seorang diri meniti parit sawah melawan dingin pagi
Mata menembus asap kayu
Dengan wajah keriput setengah lusuh

Terimakasih ayah ibu
Untuk masa abdimu bawakan aku ke arah benar
Belas kasihmu beri aku udara baru

Sayangmu ibu ayah
Letihmu beri aku jalan lapang menuju cahaya
cambuk aku untuk bangkit
Nasihatmu bagai payung tak bertepi
Teruslah beri aku ciuman cinta itu
Teruslah beri aku hangatnya pelukmu
Terselip salam dan ciumku.

Sorek, 27Juli 2023

Meri Fitria Sari. Kelahiran Piladang, 21 Mei 1988. Guru di SDS. Anwar Karim 1 PT. Musim Mas. Kerja kerasnya mendidik anak-anak ekskul baca puisi, telah membuahkan prestasi bagi sekolah tempat ia mengajar sejak 2016 hingga sekarang. Belajar menulis puisi di Asqa Imagination School (AIS) di bawah bimbingan Muhammad Asqalani eNeSTe. FB: Meri Fitria. IG: @fitria_meri

Comments (0)
Add Comment