Dalam Hening | Puisi : Ninik Sirtufi Rahayu

DALAM HENING

jangan pergi teriak lantang Emak

pada para bocah bengal

padahal selumbari temukan kepala terpenggal

pada lubang makam terindikasi sumur mati

siang muram kelabu

nasi jagung menggunung di amben pendopo

beralas tikar pandan sobek sana sini

sayur ontong pisang kepok plus biji nangka

lalap urap daun kencur, beluntas, dan pace

bersama belut atau sup kreco

kepompong ulat api disangrai gurih bergizi

atau ulat turi serasa cumi-cumi

menu pesta istimewa makan siang kerontang

dalam diam dan kenang pilu

sapta atma setengah abad lalu

Malang, 13 Desember 2022

Pendopo: tempat agak lapang di tengah sebagai ruang pertemuan

Ontong: jantung pisang

Kreco: siput air tawar, siput sungai

Ninik Sirtufi Rahayu (Ni Ayu), lahir di Tulungagung, 23 November dan tinggal di Malang, Jawa Timur. Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, memiliki 16 buku solo dan 89 buku antologi, bertugas sebagai mentor, editor, lead & PJ event penulisan antologi dan buku solo. Sedang belajar di Asqa Imagional School. Sila hubungi melalui email ninik.sirtufi@gmail.com, nope aktif  081 252 689 962

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Esai, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel: 
redaksi.tirastimes@gmail.com

puisisastrasyair
Comments (0)
Add Comment