EKSPOSISI LUKA
: rinislftnns
kemarin,
kutemukan gelantungan helai rambutmu mengikat aroma coklat
memecah hening pandang
saat bingkai fotomu timbul pada layar kaca
membangkitkan kembali diksi berdebuku
–tetap bercerita asmara
semakin hari, aku mengerti tentang kabar dada yang kian menganga
membiarkan harap terpengap
selepas lekat tubuhnya gugur dalam rapuh tubuhku
hanya sumpah serapah sampah terus berjatuhan ke teluk luka
menjadikan tangan tak lagi erat menggenggam angan.
entah, aku harus apa
sementara mataku, telah serupa dua ekor domba
yang digembala anak kota jakarta
dengan berbekal alat makan disaku celana.
sejenak, kupilah dan kupilih
mana pantas, engkau tarsasar semak belukar,
atau aku tenggelam dalam dingin neraka
ulfa,
mungkin kini, aku dan engkau jelmaan durjana
menepuk-nepuk jidat, memukul-mukul tawa
lalu kita tergila-gila
kepada luka
Sumenep, 2022
F. MahKanza nama lain dari Fiki Mahmud Rahadi. Tercatat sebagai mahasiswa Institut Teknologi (IST) Annuqayah, serta bergelut dalam Majelis Sastra Mata Pena (MSMP), Sanggar AIDS, dan alumnus Sanggar Kotemang.