dedaunan luruh
senandung rindu
hati sedih
menangis
dahan yang bergoyang
dihembus angin
liuk manja
merunduk
bunga berjatuhan
wangi pesona
tak sempurna
mencinta
daun serta bunga
menjadi karpet
duka hati
nestapa
Tangerang 22.05.23
Rina Arlianti. Lahir di Bandung pada 16 Januari. Ia belajar menulis sejak pertengahan 2020 ketika Covid-19 melanda dunia. Tulisannya terbit dalam berbagai media online seperti KKR Bali dan Tirastimes. Berbagai cerpen, tulisan non fiksi, dan puisinya terbit dalam berbagai antologi. Sekarang belajar berpuisi di Asqa Imagination School (AIS) dan Ruang Kata. Juga tergabung di komunitas literasi COMPETER Indonesia.