Hendak: Puisi Aal Rahim Sekha

Hendak kau buat ada namamu di batang sejarah?
Padahal kau lupa pada langkahmu yang berselindung
Di bayang-bayang tonggak yang mulai condong dimakan zaman
Harum aroma padi pada bulirnya telah kau tipu dengan dinding rangkiang yang lapuk
Dunia bukan semakin tua, kitalah sebenarnya ketuaan itu

Engkau tempelkan desah nafasmu yang ringkih
Pada kulit leher yang mengkerut dimakan usia
Parau serak suaramu belum juga pupus seperti dulu, kau melolong keras saat sebuah sajak terlontar dari celah bibirmu

Sudahlah, sejarah akan dengan sendirinya akan mencatat dan melupakan ringkihmu.

Pekanbaru, akhir Februari 2024.

Comments (0)
Add Comment