KATA ITU : Puisi Aal Rahim Sekha

KATA ITU

Aal Rahim Sekha

 

Kata itu datang,

di kala usia menua,

saat raga mulai letih

dan hati mulai bertanya.

 

Kata itu pernah hilang

di masa muda yang gelisah,

saat ego mengangkasa,

dan kesombongan menjadi mahkota.

 

Ketampanan menipu rasa,

menjadikan kata itu bahan mainan

antara bangga dan pujaan,

di antara cantik yang datang silih berganti,

rasa dan asa digilir tanpa henti.

 

Kata itu dilecehkan,

disisihkan oleh dendam dan sakit hati,

disia-siakan oleh keinginan

yang tak pernah ingin menetap.

 

Dan waktu pun berlalu—

tahun-tahun yang hampa berderak,

kau ingin memilikinya kembali…

 

Namun sesal tak ada gunanya kini,

sebab yang salah ada di telapak tangan sendiri.

 

Merentang kembali hasrat itu,

ingin kau ucapkan kata itu lagi…

 

Tapi,

apakah semua sudah terlambat?

 

Kata itu kini milik mereka.

Jangan paksa,

jangan rebut yang bukan lagi hakmu.

 

Sebab,

“Aku mencintaimu”

telah menjadi milik orang lain.

 

Dan “aku mencintaimu”

bukan lagi untukmu.

 

Pekanbaru, 24 mei 2025

Comments (0)
Add Comment