Kita terpatri
Begitupun bahasa bulat
Dilahap penuh lidah
Liurmu liurku
Kita saling meludahi
Biang urusan sekular
Kita gemar mendamba
Dan bersatu di luar keintiman yang sembarang
Maras
Kita budi meski lekang jari
Maniakku maniakmu, maniaklah
Manik-manik kebebasan, esok nanti
Biarlah, manisan bergumam di minuman
Tanpa rujuk siapa hitam-putih
Duduk-berdiri-dengkur pagi
Soal beriman dan hakiman
Saksikanlah sumpah
Telanjang dan menunjukkan dirinya hina bilang
Kita ini seniman
24-1-2024