Lelaki di Ujung Resah: Puisi Dwian98

Ketenangan jiwanya ada pada kepulan asap dari sebatang rokok dan keheningan
Bersama tiap hela napas dan sikap rela menerima

Matanya teduh, enggan menyebutkan siapa sejatinya dia
Keringat mengucur deras dengan banyak ikan hasil tangkapan
Sedikit senyuman penghilang lelah
“Hari ini aku bisa makan dengan enak,” ucap lelaki itu

Hidupnya skeptis dengan cinta
Hanya cerita dongeng semata
Semacam sistem perlindungan dirinya
Agar derita tak kembali menjarah

Pada warna jingga di ujung senja
Kapalnya berlabuh di dermaga
Lelah tak dia rasakan saat pulang
Membawa segenggam rezeki untuk keluarganya

Kisahnya abadi tak pernah terlupa
Terus diceritakan pada gundukan-gundukan tanah
Yang tak lagi merah
Mengering di pelupuk mata

Ponorogo, 20 April 2024

Dwi Ananingrum. Lahir Desember 1998. Seorang gadis pengagum Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo. Berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Saat ini aktif di komunitas KPB (Kelas Puisi Bekasi) dan Genitri. Kalian dapat mengunjunginya di sosial media, FB: Dwi dan IG: @sadgirlbeforeyou.

 

Comments (0)
Add Comment