Aku tak berharap banyak pada pertarungan
Kecuali untuk cinta yang menabahi petang
Bagiku lomba paling seru adalah lari menuju kesenangan
Sendiri dalam asketisme-asketisme yang lengang
Lengang dari indah ambisi
Lengang dari nikmatnya dengki
Lengang adalah aman tanpa tepi
Ialah sajadah tempatku memuja Tuhan dalam sendiri
Menang bukanlah lengang
Karena aku adalah aku tanpa pengakuanmu
Kamu adalah kamu tanpa pengakuanku
Aku dan kamu berbeda dalam semua
Kecuali pada satu yang sama
Sama-sama tanah yang diberi nyawa
Bekasi, 22 Mei 2024
Denok Ayu Uni Aisandi. Lahir di Surabaya, 3 Juni 1992. Hobi travelling, bernyanyi dan menonton film. Alumnus Pertanian, Angkatan 47 – Institut Pertanian Bogor (IPB). Mulai masuk ke dunia literasi pada bulan Mei 2024. Karyanya sudah dimuat di beberapa media serta masuk dalam antologi puisi bersama nasional. Bergabung di Asqa Imagination School dan Kelas Puisi Bekasi. IG: @denokaisandi