Ini mataku yang membuta
Mata yang dulu menatapmu manja
Telah tertutup hanya nampak gulita
Tak bisa mengira bentuk rupa
Hanya terujar lewat suara
Ini tanganku yang cacat
Yang dulu kau pegang erat
Yang dulu mendekapmu hangat
Walau sekarang sudah cacat
Dan ini hatiku
Yang tulus memujamu
Mendamba dirimu
Yang rela menunggu
Dalam keegoisan sang waktu