Perahu Kata : Puisi-puisi Firman Wally

Pengasuh : Bambang Kariyawan Ys

MENCINTAIMU

Kulihat pelangi condong di matamu
Senja merekah indah di birimu
Justru itu aku mencintaimu

Dan mencintaimu adalah
Batu kokoh yang sengaja kupahat jadi candi

Tahoku, 13 Maret 2021

RINDU

Aku terus berjalan
Sebagaimana kaki kepada tujuan
Melintasi bukit nan terjal
Karena kau menunggu di tujuan

Melewati anak sungai
yang mengalirkan cinta
menuju muara hati yang putih
Di sana kau masih bersetia menunggu

Begitu terlampau jauh
Kunikmati peluh
Jatuh menjelma rindu

Tahoku, 13 Maret 2021

DAUN YANG BERKALI-KALI DIPETIK ANGIN

Sekali lagi kukatakan
Daun yang jatuh
Karena dipetik angin
Meski belum waktunya menguning

Kesunyian yang dirasakan pohon
Pecah segala dukanya
Disebabkan daun tak pernah berjanji setia
Apabila nanti datangnya musim gugur

Di mana bunga?
Di mana daun yang bersetia akan menua?

Tanah yang lapang
Tak pernah kehabisan hektar
Menampung daun-daun yang jatuh
dipetik angin di bawah pohon yang tak berbunga itu

Bila datangnya penen hasil
Pohon hanya terhibur diri
dengan nyanyian burung kenari menghibur sepi
datang dan pergi sesuka hati

Tahoku, 13 Maret 2021

Firman Wally penyair kelahiran Tahoku, 03 April 1995. Lulusan Universitas Pattimura Ambon jurusan Sastra dan Bahasa Indonesia. Karya sastranya sudah termuat di berbagai antologi dan di berbagai media online. Aktifitasnya saat ini sebagai pengajar di MA dan SMA.
Alamat: Dusun Tahoku, Desa Hila, Kecematan Leihitu. Kota Ambon, Maluku Tengah.

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com

Firman Wallypuisisastra
Comments (0)
Add Comment