Lumpuhkan Aku Dibenakmu
Senja memerah bagai tinta darah
Menempel di dinding rongga limpa
Menusuk bagaikan duri menusuk luka
Kau hempaskan unggukkan aksara
Menimpa batin bak luka menganga
Apakah kau sanggup
Memberikan penebus untuk menghilangkan
Nestapa?
Entahlah!
Aku coba bercermin di dinding gerhana
Dalam gelap waktu menerawang senja,
Menanti purnama bercumbu bahagia
Namun …
Yang kudapatkan
Sejuta duka menimbun dibenak ruang hampa
Menghujam palung hati yang suci
Kau goreskan ungkapan lisan
Semakin aku terpuruk dalam kegelapan
Sudahlah!
Biarkan aku menjauh
Dari bujukkan manismu
Lenyapkan aku dalam pandangan
Kuburkan aku dalam alam pikiran
Pupuskan sudah semua kenangan
Karena semua sudah terlanjur jauh
dalam persimpangan
Pekanbaru, 11042023