Kedutan | Puisi : Dian Riasari

KEDUTAN

Di mata paling nanar

Semua pudar

Setiap kedut di bawah mata

Adalah kegelisahan

Tak ada beda orang suci atau durjana

Tak tampak

Kecuali ditunjuk dengan intuisi.

Malang, 17 November 2022

Dian Riasari, lahir dan tinggal di Kota Malang, Jawa Timur. Tertarik pada puisi dan bergabung di Community Pena Terbang (COMPETER). Juga mendulang ilmu di Kelas Puisi Online (KPO) dan Asqa Imagination School (AIS). Karya puisi atau cerpennya dimuat di media online: Ngebut Kata,  Riau Sastra, Kabaran, Negeri Kertas, Lenggok Media, Hari Puisi, Jurnal Tinta, KKR Bali, Pahatan Sastra, Kompasiana.
Comments (0)
Add Comment