Rasa Senja | Puisi: Imam Jarkasih

Rasa Senja


Kata tidak bisa mewakili rasa,

Namun kata menggambarkan suasana,

Seperti rindu dan senja,

Tidak bisa dihentikan namun dapat dirasa.

Rindu tidak pernah menetap, tapi iya selalu kembali,

Seperti bumi mengitari matahari,

Tak pernah diminta namun terjadi.

Senja mengantarkan rindu pada pilihan,

Menempuh malam atau menyelesaikan perjalanan,

Seperti kapal dihajar badai ditengah lautan,

Hatiku bingung tidak karuan.

Langit malam dan angin yang sendu,

Menyatu menyempurnakan rindu,

Membuat hati risau beradu,

Hingga kau hadir dalam mimpiku.


Pinggir, 2021

Imam Jarkasih adalah Guru SMA 1 Pinggir, Kabupaten Bengkalis

Perahu Katapuisi
Comments (3)
Add Comment
  • Husnu A

    Bagus…. senang membaca puisi2 ini. Berjayalah. Sekalikali bolehlah kita ngopi darat bersama. Bersama Tirastimes ….

    • Imam jarkasih

      Terimakasih. Alhamdulillah dipost

    • Imam jarkasih

      Terimakasih. Alhamdulillah diposting