Serampai Doa: Puisi Zulfadhli

makam-makam ditaburi rampai
sekelumit doa yang bersusun sejari sepuluh

menderas di kelam malam
menjelang pagi yang menyerang gigil

sekali setahun,
apakah doa mampu meruntuhkan rindu?
pada mereka yang sudah lama terbujur di tanah pemakaman itu?

Zulfadhli, wartawan harian Riau Pos. Nominator Novel Ganti Award 2006 dengan judul Novel; Kehilangan Jembalang. Anugerah jurnalistik Sagang (2012), Kumpulan Cerita Rakyat Pesisir bersama penulis Murkan Muhammad. Menerbitkan buku puisi berjudul “Kampung Halaman” terbitan Garudhawaca. Memenangkan penghargaan jurnalistik tingkat nasional LKTJ TMMD tahun 2021. Tinggal di Bagansiapiapi.

Comments (0)
Add Comment