Talibun Hukum dan Keadilan: Hendrizon Bin (Alm) Nashruddin Zakaria

Terang sungguh cahaya mentari
Cahayanya tembus hingga ke bawah
Terlihat sampai ke hilir dan ke hulu
Bila nafsu menguasai diri
Hidupmu berubah menjadi serakah
Merasa diri benar selalu

Ke toko emas membeli suasa
Suasa disimpan dalam lemari
Akan diambil bila perlu
Bila hidup mula berkuasa
Hidup mau menang sendiri
Segala cara dipakai selalu

Gelang melingkar sampai ke lengan
Lengannya panjang terbujur lurus
Terlihat indah sangat rapi
Pencuri ayam dipotong tangan
Koruptor milirian hidupnya mulus
Di akhirat nanti dibakar api

Makanlah nasi diwaktu lapar
Nasi dimasak berasnya dibasuh
Dimakan bersama teman sejati
Pendukung diri dianggap benar
Sering protes jadi musuh
Suka menjilat diberi hati

Bunga melati dalam jambangan
Tumbuhnya indah tersusun rapi
Menjadi rebutan sepanjang waktu
Kebenaran tak lagi jadi ukuran
Pembelaan sudah jadi ke tepi
Hukum jadi tidak menentu

Kereta pedati di tarik hewan
Suara hewan sekeras toa
Karena terjatuh ke dalam lumpur
Banyaklah Huru-hara dan kekacauan
Kepada Allah SWT semuanya berdoa
Semoga aman, adil dan makmur

Bengkalis, 21 Juni 2026


Hendrizon, Lahir di Bengkalis 17 Juli 1979. Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil bagian Kehumasan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis. Pada 24 Februari 2024 resmi dilantik sebagai anggota Perkumpulan Rumas Seni Asrizal Nur (PERRUAS) Riau sebagai Koordinator untuk Kabupaten Bengkalis Masa Bhakti (2024-2026). Mulai Aktif menulis sejak tahun 2021.

Comments (0)
Add Comment