Tiada Yang Abadi: Puisi Ali Imran

Kau bagai malaikat di hadapanku
Senyum dan lisanmu bak olesan madu dibibir
Di balik senyum palsu, tipu daya tersembunyi
Kata-kata manis, seakan tulus namun berduri
Romanmu yang mempesona tak sebanding dengan muslihat terpancang dipikirinmu
Engkau pandai berpura memberi keyakinan atas keloyalanmu
Tapi hati tahu, permainanmu akan terbongkar pada akhirnya.

Seperti bayang-bayang gelap engkau bersembunyi
Menghujam dari belakang, tipu daya pun kau pilih
Namun percayalah, kebusukan takkan abadi
Karma menanti, saatnya tiba engkau akan merasakan balasan yang maha adil.

Sindiran dengan kata indah, pesan tersirat jelas
Kau mungkin tertawa, tapi akhirnya kau sadar
Kebohonganmu akan terkuak, tak akan abadi
Sikap munafik ini hanyalah cermin dari dirimu yang kotor

Jadi teruslah berakting, peranmu sungguh luar biasa
Tapi ingatlah, akhirnya kebenaran akan terungkap juga
Polesan bujuk rayu ucapanmu ini hanya tetes kebenaran dalam puisi
Tak ada tempat bagi tipu daya di mata keadilan.

Pekanbaru, 29082023

Comments (0)
Add Comment