Belenggu Jasad-Jasad Lapuk: Puisi Dedi Saputra

Atma-atma meringkuk senyap di sudut terabaikan
Cahaya menyelinap pada dinding usang peradaban
Di antara lorong-lorong beraroma busuk menyengat
Langkah-langkah menyesap kebencian yang terpendam
Wajah-wajah bengis melintas tanpa kata pada tanaman liar
Berjalan bak mayat hidup terjebak dalam labirin keserakahan
Bising kendaraan tak menggugah jiwa-jiwa pesimis jadi optimis
Apatis dan skeptis memakan harapan yang masih tersisa di dalamnya
Tengadah doa dari bibir-bibir keriput dan tangisan bayi meredam murka
Jasad-jasad lapuk perlahan kehilangan nafas dalam kesal yang tak berkesudahan.

Dedi Saputra lahir 12 Juli 1984 di Enok, Riau. Pemilik nama pena Daris Kandadestra ini merupakan anggota FLP Cabang Pekanbaru, Komunitas SCW Pekanbaru dan peserta Bilik Puisi Sumatera 2023.

 

Comments (0)
Add Comment