Ramah mekah pada si pendosa
Dunia dipanggilNya berkali-kali hingga ke hati
Datang bermunajat di saf paling depan
Hijir ismail tempat penumpahkan Seluruh rasa dan raga menyatu menuju langit ke tujuh
Berharap menembus arashNYA
Air mata tumpah pada lisan basah
Tak tersisa selain dosa-dosa yang lekat di ingatan
Aku datang kekasihku
Pendosa yang pernah menyerah berjuang mendapat ridhoMu
Meninggalkan harta dan dunia
Aku bersujud di tanahMu
Mendekap erat-erat sahadat pun solawat tepat di ka’bahMu
Membawa harapan pengampunan kembali suci
Kekasihku
Aku pendosa yang tau diri meminta dalam sunyi di keramaian hiruk pikuk duniawi
Terombang-ambing dalam ingatan sendiri
Kekasiku
Aku berharap ridhoMu
Pada ruh dan jasad ini
Pada cahaya dan angin
Engkau tempat tujuan hidupku
Madinah, 28 Oktober 2024
Yusafat Rose Lidya. Lahir di Cerenti, Kuantan Singingi, Seniman Deklamator saat ini menjadi seorang pendidik.