Bosan Minum Obat
yang telah tersedia untukku:
suatu suara yang menyedihkan
panjangkan umurku dari segala keresahan
sehatkan badanku dari segala kelemahan
berlomba-lomba mencari obat penenang
terus-menerus melihat ke arah cermin setelah mengotori pakaian berkali-kali
memastikan noda terlihat seperti ampas tahu sutra
lalat-lalat mengerumuni luka bernanah
seluruh pergelangan tangan sulit dikendalikan
bergerak sendiri tanpa diperintah
mengolah efek samping yang bertentangan dengan resep yang telah dibuat sebelumnya
bereaksi ketika mengalami puncak konsentrasi
pelepasan cairan melunakkan kapsul padat
waktu penyelesaian harus mencapai garis akhir
Ketapang,10 Februari 2026
Amanda Amalia Putri, lahir di Banyuwangi, 28 Februari 2004. Mengisi waktu luangnya dengan menulis puisi. Puisi-puisinya termuat di Banera.id, Bantenhejo.com, biliksastra, darus.id, Madurapers, Mbludus.com, MediaKTM, NOLESA.COM, Riausastra.com, Salik.id, pronesiata.id, SumenepNews.com, dan sepenuhnya.com. Beberapa puisinya termuat dalam buku antologi bersama antara lain: Pengembara Rindu(2020), Senandung Bait Cinta Pertama(2023), Gugur Cinta ke Pelukan Rindu(2023), Rahasia Hati Yang Tak Pernah Terucap(2023), Simpul Rasa(2023), dan Aku di Garis Penantian(2024), Jejak Masa lalu(2025), dan Luka yang tak Bersuara(2025).