Bosan Minum Obat : Puisi Amanda Amalia Putri

27

Bosan Minum Obat

 

yang telah tersedia untukku:

suatu suara yang menyedihkan

panjangkan umurku dari segala keresahan

sehatkan badanku dari segala kelemahan

berlomba-lomba mencari obat penenang

 

terus-menerus melihat ke arah cermin setelah mengotori pakaian berkali-kali

memastikan noda terlihat seperti ampas tahu sutra

Tulisan Terkait

lalat-lalat mengerumuni luka bernanah

seluruh pergelangan tangan sulit dikendalikan

bergerak sendiri tanpa diperintah

 

mengolah efek samping yang bertentangan dengan resep yang telah dibuat sebelumnya

bereaksi ketika mengalami puncak konsentrasi

pelepasan cairan melunakkan kapsul padat

waktu penyelesaian harus mencapai garis akhir

 

Ketapang,10 Februari 2026

Amanda Amalia Putri, lahir di Banyuwangi, 28 Februari 2004. Mengisi waktu luangnya dengan menulis puisi. Puisi-puisinya termuat di Banera.id, Bantenhejo.com, biliksastra, darus.id, Madurapers, Mbludus.com, MediaKTM, NOLESA.COM, Riausastra.com, Salik.id, pronesiata.id, SumenepNews.com, dan sepenuhnya.com. Beberapa puisinya termuat dalam buku antologi bersama antara lain: Pengembara Rindu(2020), Senandung Bait Cinta Pertama(2023), Gugur Cinta ke Pelukan Rindu(2023), Rahasia Hati Yang Tak Pernah Terucap(2023), Simpul Rasa(2023), dan Aku di Garis Penantian(2024), Jejak Masa lalu(2025), dan Luka yang tak Bersuara(2025).

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan