Hai, Ma!: Puisi Ra Anisa

Ma, bukan putus cinta yang kutakuti
Tapi, hilangnya aroma tubuh
dan petuah darimu

Aku ingin pulang
Sejenak melepas penat
Sembari bercerita padamu
Tentang bunga layu
Dimangsa kumbang penghisap saripati

Ma, teringat jelas di ingatan
Kala si durjana ingin menyakiti
Kau berdiri tegak lebih badai
Demi mawar yang amat disayangi

Banjarbaru, 19 November 2025

Akulah wanita penikmat hujan yang terkadang menyajikan tulisan berdasarkan kejadian di masa silam ataupun yang terlintas dalam pikiran.

Comments (1)
Add Comment
  • BiQyy

    Semangat berkarya akakku 😍