Interupsi: Puisi Mas Sitti Sya

Pada detik pertama mimpi terpahat
Segala harap berlipat-lipat
Dalam ingin yang sangat
Menyudahi galau,
Menyiangi risau
Yang tak mempan dihalau
Kebebasan mencelaka
Kemerdekaan mendurhaka
Menodai logika
Nurani pun diperkosa

Asa terjegal dalam pinta yang terjungkal
Di atas kilai terpingkal-pingkal
Para bedebah berakal nakal
Aksara apa lagi yang pantas disemat
Pada topeng-topeng maksiat?
Resensi hitam yang tertulis di jagat
Menetaskan kesumat pada mereka yang bersebahat.
Pelaknat rakyat!
Ini akan terbaca hingga kiamat!!

Sudahlah!!
Almanak telah berubah!
Pedulilah dengan segala intrupsi
Buka simpul hati yang dikebiri
Nyalakan api empati yang mati suri
Almanak ini kan terus berganti
Menetaskan re-solusi demi resolusi
Hingga jeda tak tersisa lagi

Pekanbaru, 30 Desember 2020

 

 

Comments (0)
Add Comment