Jelaga Rindu: Puisi Iin Jeffry

bulir kenangan lewat di beranda kepalaku
momen manis saat kecil dulu
arunika di timur horizon tampakkan sinarnya malu-malu
temani pagi kami di pedangan simbah

duduk dengan dingklik di depan pawon
jadi pose ternyaman agar gigil pergi
sesekali meniup suluh yang hampir mati
klari andalanku percepat nyala api

jemari keriput simbah menari-nari racik bumbu cinta
sulap kudapan sederhana nan istimewa
harum masakan menguar dari atas wajan dan panci penuh jelaga
kepul asap kayu bakar menambah cita rasa
kerak nasi liwet disiram tegean brambang kencur
lezatnya membuat perut kegirangan

rindu ini benar-benar membuncah
indahnya masa tak kenal gawai
saat tak tahu apa itu cilok, basreng apalagi seblak
andai masa mampu ku- rewind
pasti selalu kuputar ulang

Banyumas, 28 September 2024

pedangan= dapur
dingklik = kursi kecil dari kayu
klari = daun kelapa kering
tegean = sayur bening Jawa
rewind = memutar ulang

Iin Jeffry, kelahiran Banyumas. Seorang guru Sekolah Dasar Negeri. Mencintai dunia literasi, suka membaca dan menulis. Finalis 30 Besar Anugrah Competer Indonesia (ACI) yang pemenangnya diumumkan tanggal 1 Januari 2025.

Comments (1)
Add Comment
  • Moh. Durori

    Luar biasa Bu Indri, terus berkarya menyuarakan yang tersembunyi, me nyata kan yang belum ada. Bukan sekedar menghibur diri, namun lebih dari memaknai hidup yang berarti. Terus berkarya