Kata Tanpa Tinta: Puisi Lia

pagi menyapa
mentari memancarkan sinar indahnya
aku membuka jendela
membaca buku cerita
yang mirip kisah kita

membagi cerita suka dan duka
saling menyelami rasa
lewat kata tak bertinta
tiga tahun sudah
hari-hariku dipenuhi cinta
namun, entah apa yang terjadi
tiba-tiba kau menghilang tanpa jejak

pagi hari yang cerah
aku seolah membuka luka lama
kisah kita yang telah lama sirna
mirip cerita pada buku yang kubaca

Hutan, 1 Agustus 2024

Lia adalah nama pena dari gadis yang bernama Yuliani, lahir di Meninting-Batulayar (Lombok Barat), 04 Juni 2002. Menamatkan pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Madrasah Ishlahul Muslimin Senteluk tahun 2020. Saat ini ia sedang bekerja di sebuah rumah makan. Selain suka menulis dan membaca, ia juga suka dengan hal-hal yang menantang. Motto hidupnya “Jangan pernah menyerah, kamu tidak akan pernah tahu kalau tidak mencobanya”.

Comments (0)
Add Comment