Pagi tentang kaki melangkah ke titik harap
Mengurai ingin tertuju hasil yang lunas
Apa ada kasbon?
Warung para pendoa
Ngebul doa-doa mengiringi asap kemenyan
Wewangi ruang dan badan
Apa doa harus wangi?
Kembali pada pagi yang menghimpun doa
Anak-anak membaca kitab untuk menusuk kabut di dada
Memakan senja usia yang diproduksi sejak subuh
Kepada pagi selalu harap temu senja dengan senyuman
Akan ingin yang lunas
Semata memungut bunga-bunga hidup.
Tulungagung, Juli 2025
Muslih Marju, Ketua Komunitas “Malam Sastra Tulungagung”