Khazanahku: Puisi Armansyah

Di topian Pujuik nan permai, bedii mogah madrasah kito, SMP IT Khazanah namonyo, atoknyo toduh, dindingnyo bosih, seperti hati yang diraut ayat-ayat suci.
Di pagi nan hening, embun singgah di pucuk ilalang, burung murai benyanyi di rimbun jambu, angin membowo salam dai kobun tomat, bau tanah basah becampu doa anak-anak, yang muluiknyo biak dengan kalamullah.
Pagi di siko bukan sekadar hadir, tetapi menyapa dengan cahaya rahmat, dai wajah-wajah mudu yang berwuduk, duduk di beranda ilmu, mendonga guru bagai mendonga ayahanda membacukan hikayat dunia dan akhirat.
Di tongah halaman, dai umpun rindang tompek kami benaung, aka-aka menogu kami diam-diam: “Jangan lupu tanah asalmu, dan jangan sekali memutuihkan tali syukur.”
Daipun angin yang lalu di siko, menyapu dedaun yang gugur, mengajakan kami bahwa hidup iko indok selalu hijau, tapi jatuh pun totap indah jika kembali kepada Tuhan.
Di Khazanah, kami belaja bukan sekadar pandai, tetapi beradab, berkasih, dan berbakti, kerana di bumi Melayu nan betuah iko, ilmu dan budi ibarat pinang dibelah duo takkan terpisah sampai bilu-bilu.

Bagansiapiapi, 04 Agustus 2025
16.05

Khazanahku: Puisi Armansyah

Di tepian Pujud nan permai, berdiri megah madrasah kita, SMP IT Khazanah namanya, atapnya teduh, dindingnya bersih, seperti hati yang diraut ayat-ayat suci.
Di pagi nan hening, embun singgah di pucuk ilalang, burung murai bernyanyi di rimbun jambu, angin membawa salam dari kebun tomat, bau tanah basah bercampur doa anak-anak, yang bibirnya basah dengan kalamullah.
Pagi di sini bukan sekadar hadir, tetapi menyapa dengan cahaya rahmat, dari wajah-wajah muda yang berwuduk, duduk di beranda ilmu, mendengar guru bagai mendengar ayahanda membacakan hikayat dunia dan akhirat.
Di tengah halaman, ada pohon rindang tempat kami bernaung, akar-akar menegur kami diam-diam: “Jangan lupa tanah asalmu, dan jangan sekali memutuskan tali syukur.”
Adapun angin yang lalu di sini, menyapu dedaun yang gugur,
mengajarkan kami bahawa hidup ini tak selalu hijau, tetapi jatuh pun tetap indah jika kembali kepada Tuhan.
Di Khazanah, kami belajar bukan sekadar pandai, tetapi beradab, berkasih, dan berbakti, kerana di bumi Melayu nan bertuah ini, ilmu dan budi ibarat pinang dibelah dua takkan terpisah sampai bila-bila.

Bagansiapiapi, 04 Agustus 2025
16.05

Susilawati: No hp : 082162714323 SMP IT Khazanah Jl. Lintas Sungai Pinang Kepenghuluan Sungai Pinang Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir

 

Comments (0)
Add Comment