ia duduk di teras dalam sunyi
pandangi mega berarak-arak
indah tiada mampu lesapkan duka
di sudut taman depan rumah
berkuntum-kuntum melati layu
begitu pun pohonnya
tiada kuasa tebarkan aroma
pesona yang datang
janji laksana gula-gula
rayuan gombal tak tertepis
ia dekap bunga-bunga cinta
berbengkar-bengkar, mewangi
namun semua menguap
hilang tinggalkan nestapa
kini, duka berbalut sepi
sendiri memeluk lara
kuncup cintanya sirna tanpa rekah
Sragen, 19 Juni 2025
Sudiarti, Lahir di Rembang, 15 Januari 1969. Adalah seorang guru Kimia di MAN 2 Sragen Jawa Tengah. Ia merupakan alumnus Pendidikan Kimia UNNES Semarang dan Pasca Sarjana UNS Surakarta. Pernah menulis beberapa puisi antologi Nyanyian Rempah di Geladak Kapal Asing, Sekotak Cinta Ibu, Tangguh Tumbuh, Damai Sepanjang Masa.Buku puisinya yang telah terbit berjudul Cinta dan Rindu. Beberapa puisinya dimuat di media cetak tirastime.com, Asqa Imagination School, shalmahpublishing.com, KKR Bali. Aktif di kelas Asqa Imagination School (AIS). FB: Sudiarti Arti. IG: @sudiartiarti