Ada pada suatu harinya, sejak puisi puasa agak beberapa putaran benda langit, di situlah pahatan patung kata menajamkan tujuannya. Harus kata sekalipun kara, karena kerabatnya hidup dan mati yang bisa berjalan sejalan seru dan tanya, melabuhkan koma, mengais kutip bahkan menutup titik. Maaf kerabat eja, di sini perwakilan saja yang dipilih sebagai bahan olah.
Sebagai pesan singkat yang lebih pendek dari cerpen tentunya butuh padat mufakat lingkar kalimat hingga lambang lain harus absen dari sini demi kebutuhan, karena di sini bukan latar menggambar, melukis dan memahat apalagi berhitung dengan rumus statistik penelitian ilmiah apapun.
Sudah cukup lama lambang segan singgah di sini untuk sekedar menjengah, memunggah bahkan mengisarkan, tapi semakin ke sini masih diizinkan masuk dan menduduki posisi empuk.
Tidak bermaksud membuat penolakan, hanya beda muatan di sini.
Sayang pesan itu, berkapuk.
Pekanbaru, 8 Agustus 2024