Lembah Harau: Darmawan Tia Indrajaya

Mungkin sudah terlalu lama
Menginjakkan kaki
kali kedua di sana
Dulu hanya bentangan sawah
Kini dipenuhi properti
Rumah singgah pelepas lelah
dari kayu berdesain indah
Lembah harau
Maha karya eksotika yang tak berubah

Menahan pengagumnya lebih lama menikmati kedamaian
Menghadirkan Kesejukan butiran embun berjatuhan
terkurung bukit bukit batu yang menjulang
sejak Tuhan titipkan di tanah Minang

Sentuhan air terjun di bebatuan
Menyuarakan nada nada harmoni semesta
Membisikkan pesan tentang keagungan

Harau
Lembah yang menampung berjuta kisah anak manusia
tertutup rimbunnya dedaunan enggan berjauhan
Menumbuhkan beragam flora
Berselimut kabut kala senja

Mengajarkan makna kehangatan
Mengubah penat menjadi hari hari yang di penuhi hasrat
Mengusir lelah menjalani kesibukan dengan penuh gairah

Lembah Harau
Kebersamaan hari ini
Menyelipkan rindu untuk kelak kembali

Lembah Harau
2 Oktober 2024

Darmawan adalah penyuka puisi dan selalu mencoba menulis puisi. Sering pula membaca puisi untuk sebuah video. Kini mengabdi pada lperguruan tinggi UIN Suska.

Comments (0)
Add Comment