Yang tersisa setangkai di pohon_
mekar,
harum, dan indah
akar mati pohon mati
akar tumbuh pohon hidup
sebelum mahkota bunga jatuh
sirami kasih sayang
rawat pohonnya
tangkai, ranting bertunas
jangan dipatahkan
aku pun menulis sebelum
ia menyampah di tanah
Istana Bala Kuning
mahkota bunga
kian pudar_
aku menerimanya
bakal biji meranum indah
Samawa Rea, 270424
(refleksi dalam menjaga budaya tana Samawa)
Sulastri, dengan nama pena Uleceny, dilahirkan di Sumbawa 5 juli 1976, Seorang guru Matematika dengan hobby menulis puisi, cerpen, sudah menerbitkan dua buku antologi puisi tunggal dengan judul ” Rindu Perempuan Rumah Panggung” dan ” Cinta Sebening Madu. ” dan beberapa antologi bersama baik puisi maupun cerpen.