Malam Minggu di Kota Jogja

Seporsi nasi gudeg mengenyangkan perut
Segelas wedang jahe mengantarkan keakraban yang sudah lama tidak terjalin
Meja, kursi cukup memberi anggukan selamat datang
Angin sepoi-sepoi membelai lembut tulang punggung

Delman berjalan pelan di antara kerumunan orang
Sejumput ketenangan mengolah potongan-potongan perasaan yang tak sempat diucapkan
Bulan sabit melintasi langit biru gelap yang masih menjadi rahasia alam semesta
Miliaran bintang menyaksikan langsung betapa indahnya suasana tempo dulu

Ketapang, 06 Juli 2025

Amanda Amalia Putri, lahir di Banyuwangi, 28 Februari 2004. Mengisi waktu luangnya dengan menulis puisi. Puisi-puisinya termuat di Banera.id, Bantenhejo.com, biliksastra, darus.id, KBANEWS, Madurapers, Mbludus.com, MediaKTM, NOLESA.COM, Riausastra.com, Salik.id, pronesiata.id, SumenepNews.com, dan sepenuhnya.com. Beberapa puisinya termuat dalam buku antologi bersama antara lain: Pengembara Rindu (2020), Senandung Bait Cinta Pertama (2023), Gugur Cinta ke Pelukan Rindu (2023), Rahasia Hati Yang Tak Pernah Terucap (2023), Simpul Rasa (2023), dan Aku di Garis Penantian (2024), Jejak Masa lalu (2025), dan Luka yang tak Bersuara (2025).

Comments (0)
Add Comment