Pada Sekilat Ingatan: Puisi Pitrus Puspito

Pitrus Puspito

Dan pada setiap kesederhanaan
ada hal-hal yang menarik untuk dicermati
denting sendok dan piring di kala pagi,
rumput dan dedaun jatuh dikebas kemarau,
hati yang patah dan hendak pulih kembali,
anak anjing yang berhasil menemukan jalan pulang,
atau rindu dan dedoa ibu menjelang petang.
Aku ingin belajar mencintai pelangi dengan
mengindahkan warnanya
kebahagiaan singkat dan tak mudah diduga.
Senyuman itu. Senyuman itu
kilat ingatan di luar jangkauan
sepasang lenganku.

Yogyakarta, 2021

Pitrus Puspito adalah guru bahasa Indonesia dan peneliti bidang bahasa dan sastra Indonesia. Ia menempuh pendidikan terakhir di Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (2020-2023). Selain menulis puisi dan cerita anak, ia juga menulis esai dan artikel ilmiah. Buku yang telah terbit yakni kumpulan puisi berjudul Yang Hilang (2018) dan Menyayangi Ingatan (2019) yang diterbitkan oleh Bening Pustaka.

 

Comments (0)
Add Comment