Pengemis Tua: Puisi Munzir Hitami

Seorang pengemis tua
Berjalan terseok
Di balik kabut
Menadahkan tangan berharap
Setetes air kehidupan

Seorang pengemis tua
Berjalan terseok
Bukan pengemis gadungan
Wajah pasrah
Dibalik kabut wajah cemberut
Orang-orang memandang
Bermandi caci dan maki
Walau tetap berharap
Seteguk air penghilang dahaga

Seorang pengemis tua
Berjalan terseok
Di balik kabut gemerlapan kehidupan
Menanggung banyak dosa
Serakahnya penguasa dan si kaya
Khawatir datang murka-Nya
Pengemis tua tercenung
Menunggu kasih sayang-Nya

Bengkalis, 12 Juni 2025

Comments (0)
Add Comment