puisi adalah telaga bening
tempat ikan bermain petak umpet, berkubang wajah rembulan mandi
pendar cahaya kata
ringan kepala penyair gemetar
setubuh kebenaran lahir
batin suara nabi tersusun
cinta hati lapis ke lapis
rahasia tetap rahasia
terhubung satu makna
satu kata jujur
runtai gerakan lurus
membuka pintu rasa
oleh-oleh salam tenteram
dari sang pemilik hati hamba
Bendungan, 7Juli 2025
Agus Styawati domisili Trenggalek. Nama penanya A. Satya. Buku yang pernah ditulis adalah: Antologi bersama cerpen “Serpihan-serpihan Imaji” (2018) dan “Menjemput Takkdir” (2020). Antologi bersama Puisi “Pelipur Kecil” (2019) dan “Puisi dan Kisah yang Tak Terhapus” (2021). Menjadi juara 3 Lomba Cipta dan Baca Puisi tahun 2021 yang diadakan PGRI Kabupaten Trenggalek. Antologi Puisi “Dalam Perjalanan” (2021). Antologi bersama penulisan Pantun “Menggolek Tual Sagu”(2024). 5 Besar Lomba Cipta Puisi Kelahiran-Kematian AIS 2024. Puisinya dimuat di media online _Sepenuhnya_salmahpublishing, ranahriau, tirastimes dan IG Competer Indonesia (CI). Antologi bersama Puisi “Hero di Embus Nafasku” (2025). Pernah belajar di Syimphora. Saat ini sedang belajar di kelas menulis Asqa Imagination School (AIS). IG @aguse.tiaw